Sabtu, 31 Oktober 2020

Aku dan Kampung Halaman

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hai teman-teman, kembali lagi bersama saya Anisa ayu indrawati yang bisa kalian sapa dengan Ica agar kita makin akrab. Kali ini saya akan bercerita mengenai tentang tema “ Aku dan Kampung Halaman “ dan tanpa basa-basi mari langsung saja saya memulainya.

Saya lahir dan tumbuh besar di kampung halaman tercinta yaitu Pontianak, Kalimantan Barat. Diantara saya dan abang serta kedua adik lelaki hanya abang saya yang lahirnya berbeda yakni berada di Sukoharjo, Jawa Tengah. Kini saya tinggal bersama Papa lalu kedua adik lelaki saya dan abang saya masih melanjutkan studi belajar di luar negeri. Saya sangat nyaman tinggal di kampung halaman saya yaitu Pontianak karena bagi saya kota Pontianak yang ibu provinsinya Kalimantan Barat  merupakan kota yang indah dan ramah penduduknya. Oh iya teman-teman kalian harus wajib tau bahwa Kota Pontianak yang saya tempati sekarang ini merupakan Kota Khatulistiwa, keren bukan? Hehe sudah jelas keren. Kenapa bisa dinamai Kota Khatulistiwa? Karena dilalui oleh sebuah Garis Khatulistiwa dan di utara Kota Pontianak, tepatnya Siantan terdapat suatu Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada tempat yang dilalui Garis Khatulistiwa. Tugu ini menjadi salah satu ikon wisata Kota Pontianak dan selalu dikunjungi masyarakat, khususnya wisatawan yang datang ke Kota Pontianak. Lalu Sungai Kapuas merupakan sebuah sungai yang berada di Kalimantan Barat. Sungai ini merupakan sungai terpanjang di pulau Kalimantan dan sekaligus menjadi sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai kurang lebih 1.143 km. Kemudian itu, Masjid Raya Mujahidin ini merupakan masjid terbesar di Provinsi Kalimantan Barat. Masjid Raya Mujahidin terletak di tengah Kota Pontianak dan menjadi pusat dakwah di kota berjuluk Kota Khatulistiwa tersebut. Masjid kebanggaan warga Pontianak ini ramai dikunjungi untuk beribadah. Selain itu, masjid ini juga sering dijadikan sebagai pusat kajian Islam oleh umat Islam di Pontianak. Masjid Raya Mujahidin ini sangat dekat dengan alumni SMAS Mujahidin saya dan hampir setiap hari pada jam Ashar saya serta seluruh murid dan guru melaksanakan shalat berjamaah disana. Mungkin hanya ini saja yang dapat saya ceritakan, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian atau penulisan yang saya sampaikan kepada kalian selaku pembaca. Intinya saya sangat senang dan mempunyai banyak teman-teman di kampung halaman tercinta Kota Pontianak. Sampai berjumpa kembali di lain cerita dan terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung di website blog saya.







Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019, PUEBI, dan KBBI

PENDAHULUAN Masalah kebahasaan di Indonesia tidak terlepas dari kehidupan masyarakat pendukungnya. Dalam kehidupan masyarakat Indonesia te...